Memaksimalkan Proses Editing - Shaniba Creative Industry

Memaksimalkan Proses Editing Foto dengan Teknik Retouching yang Baik

Teguh Shaniba Editing Foto, Fotografi Tinggalkan Komentar

Memaksimalkan Proses Editing - Shaniba Creative Industry

Memaksimalkan Proses Editing – Photo by cece kun on Unsplash

Retouching adalah istilah yang biasa digunakan dalam proses editing foto untuk menghasilkan gambar yang berkualitas. Tidak ada aturan khusus untuk melakukan proses ini, namun retouching adalah teknik lanjutan dalam memaksimalkan proses editing foto. Tentu setiap fotografer memiliki cara tersendiri untuk menghindari edit yang berlebihan. Terdapat trik khusus yang bisa digunakan sebagai senjata memaksimalkan editing foto.

Sebenarnya apa sih bedanya editing dengan retouching? Kita mungkin tidak akan membahasnya pada artikel ini secara lebih rinci. Namun pada dasarnya editing adalah proses pengolahan foto yang berfokus pada cropping, warna, saturasi, tone, dan beragam perbaikan ringan untuk meningkatkan hasil foto tersebut. Berbeda dengan retouching, ini adalah proses lanjutan yang membutuhkan skill khusus yang fungsi utamanya adalah memanipulasi foto. Retouching sering dikaitkan dengan proses memperbaiki kerusakan yang cukup banyak dalam foto, melakukan manipulasi, dan penerapan teknik digital lainnya. Informasi lebih lanjut tentang retouching dapat Anda pelajari pada artikel tentang retouching ini.

Menggunakan Brush Kecil

Dibalik hasil retouching yang baik, terdapat cara rahasia yang tidak dipahami saat melakukan edit foto. Penggunaan brush kecil menjadi senjata untuk mempercepat proses serta memaksimalkan proses editing. Dengan menggunakan sapuan terkecil sepanjang waktu dapat menjadikan cetakan foto yang lebih profesional. Anda dapat mengontrol pergerakan brush dengan lebih teliti dengan pengaturan yang rendah.

Bagi sebagian orang menggunakan brush kecil cukup sulit karena beranggapan bahwa proses pengeditan akan berjalan lama. Maka dari itu, pemakaian brush besar sering dilakukan untuk mempercepat pengeditan foto. Hanya saja, cara tersebut akan menambah pekerjaan merapikan pola dari sapuan brush yang tak sengaja menyentuh area lain. Tidak semua mahir menggunakan brush kecil. Latihan yang berulang akan membantu anda mendapatkan hasil edit foto yang menakjubkan. Skill yang terus dikembangkan adalah modal utama Anda untuk lebih memaksimalkan proses editing foto Anda dengan teknik retouching.

Memanfaatkan Tablet Dan Stylus Pen

Untuk hasil retouching yang berkualitas, diperlukan alat yang memadai. Peralatan yang lengkap dan sesuai dengan kebutuhan dapat memudahkan pengerjaan. Anda bisa memanfaatkan peralatan digital yang berkembang semakin canggih mengikuti perkembangan jaman. Sebuah peralatan yang mendukung pekerjaan merupakan investasi yang tepat. Tablet dan stylus pen bisa dijadikan senjata untuk menghasilkan karya yang menakjubkan.

Kedua alat tersebut membuat tugas edit foto menjadi lebih cepat. Selain memudahkan, tablet dan stylus pen cenderung lebih praktis karena dapat dibawa dan ditempatkan dengan mudah. Pergerakan tangan menjadi lebih leluasa, sehingga pengerjaan menjadi lebih detail. Meskipun tidak memiliki alat tersebut, Anda bisa menggunakan mouse yang nyaman digunakan. Tujuan utama kita adalah memaksimalkan proses editing dengan retouching, oleh karena itu peralatan sebenarnya bukan menjadi faktor utama.

Memaksimalkan Proses Editing dengan Menggunakan Tool Preset

Seringkali saat melakukan proses pengeditan foto menggunakan tools yang sama. Berikut juga memiliki pengaturan custom yang sama, padahal perlu berkali-kali menyelesaikan hal yang sama. Cara tersebut membutuhkan waktu lama karena anda harus menghafal setiap pengaturan dan terus mengulang langkah yang sama.

Solusi yang tepat untuk pengerjaan yang cepat adalah menggunakan Tool Preset yang tersedia pada setiap aplikasi edit foto. Dalam menu ini, anda bisa mengatur sendiri perintah yang ingin dikerjakan. Saat membutuhkan bantuan, cukup klik pada pengaturan yang telah dibuat tersebut. Jika mendapati jenis edit yang serupa, hanya dilakukan dengan satu klik.

Memperhatikan Layer

Proses editing retouching biasa dilakukan dengan membentuk beberapa layer yang terpisah. Salinan layer tersebut biasanya berasal dari background foto. Layer sangat diperlukan dalam proses edit karena sering mengurangi intensitas retouch foto disepanjang waktu pengerjaan. Keberadaan layer sangat membantu untuk menampilkan gambar sebelum dan sesudah diedit. Anda dapat melihat secara cepat hasil edit foto dengan menyembunyikan atau menunjukkan kembali.

Gambar asli terlindung oleh layer yang dibuat, sehingga anda dapat kembali pada gambar awal. Maka dari itu, penggunaan layer cukup aman karena setiap proses edit yang dibuat tidak merusak foto asli. Bekerja dengan layer ini sangat umum dilakukan oleh fotografer. Proses pengeditan foto akan lebih mudah dengan pengerjaan lebih dari satu layer. Penggunaan layer yang baik dan tertata akan memungkinkan bagi kita dalam menerapkan teknik non destruktif pada proses retouching foto. Teknik non destruktif akan sangat memaksimalkan proses editing foto dalam retouching.

Mempelajari Shortcut Keyboard dapat Mempercepat Proses

Shortcut Keyboard merupakan kombinasi pada tombol keyboard yang memiliki perintah tertentu. Tombol keyboard yang ditekan bertujuan untuk melakukan tugas dalam peralatan digital, terutama komputer dan laptop. Untuk melakukan shortcut keyboard, diperlukan setidaknya dua tombol yang ditekan secara bergantian. Cara ini merupakan jalur pintas atau jalan tercepat dalam melakukan pengerjaan.

Penggunaan shortcut seringkali dimaknai sebagai langkah yang lebih cepat daripada menggunakan mouse. Tentu saja ini juga berlaku pada proses edit foto. Dengan mempelajari shortcut yang jarang diketahui orang lain, anda akan melakukan editing dengan cepat dan tepat. Apalagi untuk fotografer profesional, membutuhkan waktu singkat untuk mengedit sebuah foto karena berkejaran dengan batas yang diberikan oleh klien.

Memaksimalkan proses editing foto tidak melulu berfokus pada kualitas saja lhoo, kecepatan kerja juga menjadi faktor lainnya. Semakin efisien pergerakan tangan kita sudah tentu akan menghemat waktu kerja cukup banyak daripada harus mencari-cari menu yang tepat setiap saat.

Memperbesar Foto Membantu Kita Melihat Detail dalam Proses Retouching

Memperbesar foto akan membuat hasil pengeditan menjadi lebih maksimal. Perbesaran foto sama sekali tidak boleh dilewatkan dalam proses edit. Gambar yang diperbesar atau zoom dapat membantu melihat area kecil yang seringkali terlupakan karena kurang teliti. Area kecil itu bisa saja tidak ikut tersapu saat melakukan penghalusan atau terlewat saat mengubah pengaturan.

Pengeditan foto dengan ukuran yang diperbesar dapat menghasilkan foto yang lebih baik dan menarik. Bekerja pada perbesaran zoom diatas 100% dapat meningkatkan kualitas editing foto. Tapi, ada saatnya juga memperkecil gambar untuk melihat seberapa baik editing yang dikerjakan. Memperkecil foto sesekali membantu untuk mengukur kecenderungan melakukan edit yang berlebihan.

Arah Sapuan Brush Menentukan Hasil Proses Retouching

Sebaiknya, jangan menganggap remeh arah sapuan brush saat melakukan proses edit foto. Terutama bagi yang masih awam, arah sapuan seringkali disepelekan karena tidak terlalu berpengaruh terhadap hasil foto. Hanya saja, tanpa disadari sapuan yang tidak searah membuat editing berantakan. Warna bisa menjadi tidak sama rata karena fotografer hanya melakukan kloning terhadap area yang diubah.

Setiap melakukan sapuan pada rambut, wajah atau area lain, biasakan menyapu dengan arah yang sama. Gerakan yang searah dapat membuat warna lebih natural. Hasil pengerjaan pun terlihat lebih halus dan rata. Sebelum menyapukan brush, ada baiknya mengetahui arah sapuan yang membuat warna membaur sehingga terjadi perbedaan antara foto sebelum dan sesudah diedit. Proses retouching juga membutuhkan skill menggambar, oleh karena itu kita perlu memahami dengan baik hal ini untuk memaksimalkan proses editing retouching foto kita.

Melihat Adjustment Layer B&W Dan Curves

Karena terlalu fokus bekerja pada layer dan perintah, ada poin yang dilupakan, yaitu adjustment layer B&W dan curves. Kedua hal tersebut merupakan poin utama yang tidak boleh dilewatkan saat proses edit. Karena melewatkan hal itu, anda bisa sewaktu-waktu mendapat teguran atau protes dari klien. Meski terlihat biasa pada debu atau titik kecil pada gambar, adjustment layer dan curves dapat membantu menemukan bagian tersebut.

Rileks dan Menjauh Sejenak

Setelah lelah berhadapan dengan monitor dan segudang proses retouch, kini waktunya untuk bersantai sejenak. Tubuh perlu rileks untuk mendapatkan pikiran yang jernih karena kejenuhan. Memilih tetap berhadapan dengan monitor, hanya akan membuat masalah besar. Pikiran akan selalu tertuju untuk melakukan pengeditan yang sempurna, sehingga apa yang terlihat adalah masalah yang perlu diperbaiki. Hingga pada akhirnya yang terjadi adalah anda melakukan retouch berlebihan.

Menjauh dari pekerjaan edit foto membuat diri merasa lebih baik dalam melihat hasil. Anda boleh melakukan aktifitas lain selama sepuluh atau lima belas menit. Rehat sejenak dari aktifitas editing dapat menenangkan pikiran. Ketika kembali mengedit, maka akan terlihat jelas apa saja yang harus dilakukan untuk menghasilkan foto yang berkualitas.

Untuk mendapatkan hasil edit retouching foto yang bagus, memang tidak mudah. Diperlukan banyak latihan agar menciptakan foto yang sedap dipandang dalam waktu yang cepat. Langkah yang dilakukan secara bertahap dapat membantu proses editing menjadi lebih mudah dan cepat.

Menggunakan Jasa Editor Retoucher Profesional

Bila Anda merasa terdapat banyak masalah pada foto Anda dan untuk memaksimalkan proses editing retouchingnya membutuhkan skill yang cukup tinggi, mungkin meminta bantuan profesional adalah cara yang tepat. Hal ini diperlukan bila Anda adalah seorang fotografer atau pelaku bisnis yang membutuhkan hasil cepat namun berkualitas tinggi. Proses editing retouching terkadang bisa memakan waktu cukup lama dan justru akan mengganggu pekerjaan lainnya. Alhasil proses ini tidak diprioritaskan sehingga foto pun menjadi tidak maksimal.

Ada banyak editor foto yang bisa Anda pilih untuk pekerjaan ini, salah satu yang cukup direkomendasikan adalah Shaniba Creative Industry. Shaniba Creative Industry adalah studio fotografi komersial yang berfokus dalam layanan jasa editing retouching high end, jasa foto produk, serta jasa foto portrait untuk kebutuhan CV dan profil bisnis. Yang paling keren dari studio foto satu ini adalah sistem transaksinya yang serba online. Dari penerimaan foto, proses review hasil edit, hingga penyerahan foto dapat dilakukan secara online sehingga sangat efisien bagi siapapun. Informasi lebih lanjut tentang layanan, cara pemesanan, dan portofolio dapat dicek langsung ke laman web resminya shanibacreative.com. Anda juga bisa berkonsultasi langsung dengan customer service melalui Whatsapp di nomor 081 911 911 999 atau Telegram 081 911 911 999 / @shanibacreative.

Demikian artikel mengenai tata cara memaksimalkan proses editing dengan teknik retouching yang tepat ini. Semoga dapat membantu Anda dalam memperoleh hasil fotografi yang maksimal. Bila ada yang ingin ditanyakan, bisa tuliskan komentar Anda pada bagian komentar. Sukses selalu.

Bagikan artikel ini ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.