Angle dalam Fotografi - Shaniba Creative Industry

Jenis-Jenis Angle Dalam Fotografi dan Penggunaannya

Angle dalam Fotografi - Shaniba Creative Industry

Angle dalam Fotografi – Gambar oleh Free-Photos dari Pixabay

Beragam Angle dalam Fotografi

Jika membicarakan mengenai angle dalam fotografi, sebenarnya jawabannya akan jadi sangat banyak, tergantung pada keperluannya. Apakah ingin menangkap pemandangan atau lanskap, ataukah ingin untuk mengambil foto para model, bisa juga untuk berfoto selfie, dan lain-lain. Angle dalam fotografi ini sebenarnya bukan masalah benar atau salahnya, sebab tiap orang tentu saja memiliki preferensi foto yang berbeda-beda. Namun bagi Anda yang masih pemula, dan ingin mempelajari mengenai bagaimana saja cara yang pas untuk memilih sudut foto, ini dia beberapa penjelasannya.

Frog’s Eye Level

Gaya yang ini biasa dilakukan dengan posisi tiarap. Angle fotografi yang diincar adalah sudut yang begitu rendah. Biasanya sudut ini cocok jika digunakan untuk memperbesar atau menonjolkan ukuran dari objek. Sudut yang diambil dari posisi rendah biasanya akan memperlihatkan objek yang menjulang. Karena itu sudut ini sering digunakan untuk mengambil foto gedung yang mewah, atau pemandangan yang megah.

Birds Eye Level

Berbeda dengan frogs eye, angle dalam fotografi yang satu ini merupakan kebalikannya, yaitu menggunakan prinsip mata burung, yang tengah terbang di udara. Tujuan dari angle ini adalah memperlihatkan situasi, dengan mengambil sudut yang lebih tinggi dari keberadaan objek. Karena itu biasanya digunakan untuk memperlihatkan view keramaian, atau penggunaan drone untuk melihat keadaan kota, pemandangan yang luas, sehingga biasa dipakai untuk foto pengawasan, untuk jarak pandang yang lebih lebar.

Eye Level

Jika frogs eye dan birds eye merupakan angle dalam fotografi yang memilih sudut pandang yang berjarak signifikan dari objek, maka kali ini mengambil sudut yang berbeda. Eye level dalam angle fotografi disebut juga sebagai sudut yang sejajar. Jadinya lensa kamera, dengan objek, berada dalam posisi yang sama. Tidak lebih tinggi dan tidak lebih rendah. Biasanya teknik ini digunakan untuk pemotretan model, atau mungkin juga mengambil foto selfie. Tujuannya adalah untuk memberikan fokus pada objek, sehingga bisa menampilkan keadaan yang sebenarnya.

Low Angle

Ini berbeda dengan angle frogs eye, karena tidak mengharuskan Anda untuk mengambil sikap tiarap. Anda cukup berada di posisi jongkok, duduk, atau intinya lebih rendah dari objek. angle ini juga bertujuan untuk menonjolkan objek.

High Angle

Tak sejauh yang dibutuhkan oleh birds eye, angle dalam fotografi yang satu ini menekankan untuk mengambil gambar dari keadaan di atasnya. Tujuannya adalah untuk memperlihatkan keadaan umum suatu suasana. Bisa juga digunakan sebagai salah satu solusi dalam food photography.

Penggunaan amgle tergantung dari jenis objek yang Anda gunakan. Jangan lupa, kemampuan memotret yang bagus tidak datang dengan mudah, namun perlu latihan yang lama. Bila Anda membutuhkan foto bagus segera terutama untuk kebutuhan bisnis ataupun profesional, ada solusi cepat untuk Anda yakni dengan menghubungi Shaniba Creative Industry. Studio foto satu ini menawarkan layanan jasa foto produk premium untuk kebutuhan materi katalog ataupun promosi. Untuk Anda yang membutuhkan foto profil pribadi ataupun grup untuk menghias kantor, situs web, atau profil profesional Anda, ada juga layanan jasa foto portrait strobist. Tak lupa bagi Anda yang membutuhkan layanan editing terutama bila Anda seorang fotografer, layanan highend retouching Shaniba Creative Industry bisa jadi solusi yang tepat. Kunjungi laman web Shaniba Creative Industry untuk informasi lebih lanjut. Membuat foto bagus adalah hal mudah bila Anda memiliki partner atau asisten yan tepat.

Sekian artikel mengenai beragam angle dalam fotografi ini, semoga dapat membantu Anda dalam mengembangkan kemampuan Anda dalam menciptkan foto bagus.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *