Foto Produk Skincare Memerlukan Penataan dan Teknik Khusus

Foto Produk Skincare Anda Kurang Maksimal? Atasi Dulu 3 Masalah Ini!

Teguh Shaniba Bisnis, Editing Foto, Fotografi Tinggalkan Komentar

Fotografi bukan hanya bercerita tentang keindahan hasil pemotretan. Tapi juga dijadikan sebagai cara berjualan. Melihat fenomena saat ini, jualan secara konvensional mulai beralih pada dunia online. Sehingga diperlukan gambar yang dapat meyakinkan calon konsumen. Tak terkecuali foto produk skincare, perlu mewakili identitas produk itu sendiri.

Gambar yang menarik membuat calon pembeli penasaran. Sehingga mulai mencari informasi lebih jauh tentang bahan perawatan kulit. Persepsi konsumen dipengaruhi oleh tampilan produk yang profesional. Terlebih lagi produk skincare hari ini sangat digandrungi perempuan. Untuk menarik minat konsumen harus menambahkan foto yang eyecatching. Akan tetapi, pada prakteknya terdapat tiga masalah saat pengambilan gambar skincare.

Foto Produk Skincare Memerlukan Penataan dan Teknik Khusus

Foto Produk Skincare – Photo by The Creative Exchange on Unsplash

#1 Pengambilan Gambar pada Foto Produk Skincare

Fotografer cukup menghadapi tantangan saat pengambilan gambar skincare. Pasalnya, kemasan produk perawatan kulit atau tubuh ini terdiri dari beragam bentuk dan ukuran. Sehingga tidak bisa diprediksi secara tepat.

Oleh karena itu, kemasan produk skincare terbilang unik dan menarik. Visual yang ditampilkan menggugah hati untuk memilikinya. Bentuk kemasan yang dipakai berbentuk jar, pot kecil, pump, botol plastik transparan dan botol kaca dilengkapi dengan dropper.

Kebanyakan kemasan tersebut bersifat reflektif. Reflektif berarti dapat memantulkan cahaya. Bisa dikategorikan juga dalam bentuk transparan. Fotografer sering menemui kemasan seperti ini pada sesi pemotretan produk perawatan wajah dan tubuh. Sifat ini disebabkan karena bahan dasar kemasan terbuat dari kaca atau plastik.

Agar mendapatkan hasil foto yang baik dan sesuai tujuaan periklanan, efek pantulan cahaya perlu dijinakkan. Untuk itu memerlukan teknik khusus dengan peralatan yang mumpuni.

– Pencahayaan

Pencahayaan pada foto produk skincare merupakan hal yang cukup krusial. Terlebih lagi untuk kemasan yang reflektif. Salah dalam menerapkan cahaya, maka hasilnya kurang maksimal. Dapat timbul bayangan pada tempat yang tidak seharusnya. Produk bisa nampak lebih gelap. Kasus yang paling buruk adalah, seringkali bagian produk yang reflektif merefleksikan semua objek di sekitarnya. Tidak jarang ada cerminan kamera, properti di sekitar produk, hingga yang terparah adalah fotografer sering kali juga terpantul dari produk dan masuk ke foto kita.

Tidak semua fotografer ataupun studio foto memiliki settingan lighting khusus untuk foto produk skincare atau reflektif. Hanya studio foto yang sangat serius dalam hal kualitas foto saja yang memperhitungkan teknik lighting untuk permukaan reflektif. Hal ini dikarenakan teknik fotografi untuk benda reflektif memang termasuk dalam kategori rumit dan tidak sembarang fotografer bisa mengatasinya. Shaniba Creative Industry adalah salah satu contoh studio foto yang memaksimalkan pencahayaan pada pemotretan skincare. Shaniba Creative Industry menerapkan teknik lighting yang berbeda untuk produk yang memiliki sifat permukaan yang berbeda-beda. Sehingga hasil foto akan maksimal untuk setiap jenis produk.

Perlakuan berbeda diterapkan saat memotret skincare dengan kemasan reflektif. Tanpa teknik pencahayaan detail, gambar akan terlihat biasa saja. Kosmetik melambangkan kecantikan dan kemewahan, sudah tentu foto produknya akan membutuhkan elemen tersebut. Dengan teknik lighting yang tepat, estetika dan nilai jual produk bisa didapatkan sekaligus hanya dalam sebuah foto. Tentunya ini akan mempengaruhi reputasi toko dan merek produk.

– Pemilihan Latar Belakang (Background)

Pemotretan produk skincare dianjurkan menggunakan latar belakang polos. Bisa juga menggunakan background berwarna kontras dengan produk. Hal ini dapat menonjolkan sisi produk. Sehingga terlihat jelas bentuk dan jenisnya. Keunikan kemasan skincare membuat mata tidak fokus jika memakai background berpola.

Penggunaan background berwarna cerah sangat menarik untuk tampilan sepaket skincare. Warna cerah dapat membangkitkan mood konsumen. Terlebih lagi bagi calon pembeli wanita.

Tapi juga perlu diperhatikan warna pokok skincare. Karena komposisi foto produk skincare perlu dipertahankan tanpa mengubah produk. Sehingga latar foto tak menyatu dengan warna kemasan produk.

Apabila terjadi penyatuan warna, maka produk tidak dapat terlihat secara utuh. Keberadaan background yang tidak tepat malah mengganggu. Kedua hal ini harus saling melengkapi agar tercipta foto yang menarik pandangan.

 -Sudut Pengambilan Gambar

Sudut pengambilan gambar memerankan fungsi besar dalam fotografi. Terutama untuk gambar yang digunakan untuk keperluan komersial. Sebuah produk harus tampil eye catching dalam katalog. Apalagi di era online shop ini, foto barang dituntut untuk bernilai tinggi.

Pengambilan gambar bisa dilakukan dari arah mana saja, atas, depan, samping dan belakang. Hanya saja untuk kepentingan penjualan, sebaiknya mencoba sudut pandang yang berbeda. Ini bisa membuat hasilnya menjadi unik dan menarik.

Untuk memperlihatkan produk secara menyeluruh, bisa memotret dengan kamera yang cukup dekat dengan produk. Sudut ini membuat skincare terlihat jelas. Karena produk seolah-olah berada setinggi mata. Tentu saja, pengambilan sudut perlu hati-hati agar tidak mengganggu produk asli.

Sedangkan untuk permukaan skincare yang reflektif, tidak semua angle berguna. Dalam beberapa sudut malah menurunkan kualitas foto. Sehingga hasilnya kurang bagus. Kemasan yang reflektif biasanya berwarna silver, gold, chrome dan glossy. Maka dari itu, perlu konsep yang tepat sebelum membidik sasaran.

Sikap hati-hati dan kecermatan perlu dilakukan fotografer pada produk berefleksi. Pemilihan angle perlu dipertimbangkan secara matang. Karena kemasan produk seperti itu dapat memantulkan obyek yang ada di sekitarnya.

– Memaksimalkan Bantuan dari Peralatan Tambahan

  • Aksesoris Lighting

Sebelumnya kita sudah membahas sedikit banyak tentang lighting, kita akan membahasnya lebih lanju. Peralatan lighting adalah hal wajib dalam sesi foto produk skincare atau reflektif.  Namun ada juga yang tidak kalah penting atau mungkin jauh lebih penting dari kualitas lighting itu sendiri. Yakni adalah aksesoris atau modifier cahaya.

Studio foto komersial normalnya akan memiliki banyak sekali ragam aksesoris untuk lighting. Baik softbox dalam beragam ukuran dan bentuk, hingga perlengkapan-perlengkapan khusus untuk memodifikasi arah hingga kelembutan cahaya. Peralatan seperti ini mutlak digunakan dalam sesi foto produk reflektif agar hasilnya benar-benar wah. Shaniba Creative Industry juga merupakan studio foto yang  melengkapi peralatan serta aksesoris lightingnya. Tidak hanya memudahkan pekerjaan, aksesoris yang lengkap juga dapat membuat sebuah konsep yang tidak mungkin bila menggunakan peralatan biasa menjadi mungkin direaliasasikan.

  • Pilihan Kamera dan Lensa

Kamera yang mumpuni sudah menjadi bagian wajib pada studio pemotretan. Terlebih lagi dalam rangka promosi, foto produk harus terkesan elegan dan sedap dilihat. Maka dari itu dibutuhkan pula perlengkapan fotografi yang profesional. Keberadaan alat tambahan ini dapat melengkapi kemampuan fotografer.

Produk skincare biasanya terdiri dari kemasan kecil. Oleh karena itu terkadang diperlukan lensa makro. Berkat lensa ini, fotografer dapat mengambil gambar dengan teknik focus stacking. Tujuannya agar detail produk terlihat maksimal. Dengan begitu, akan terlihat merek dan bentuk produk dengan sempurna.

Untuk mengambil gambar secara berbeda bisa menambahkan unsur stand. Hasil foto produk skincare akan terlihat mewah dan berkelas. Sehingga terlihat berkesan dan lugas. Ini sangat cocok bagi produsen yang menargetkan pasaran pada kalangan menengah ke atas.

#2 Kesan Cantik dan Lembut Kurang Maksimal pada Foto Produk Skincare

Produk skincare selalu memiliki kesan indah, lembut, canti dan cemerlang. Hal ini juga harus tertuang dalam sebuah foto. Kesan lembut dan cantik harus nampak pada seluruh komposisi foto. Sehingga pemilihan warna, angle dan konsep foto harus tepat.

Sayangnya, hasil pemotretan tidak selalu sama dengan harapan. Ada saja yang kurang tepat, meski sudah terkonsep. Dalam hal ini bisa dilakukan proses editing pada foto mentahan. Foto mentahan sendiri adalah gambar hasil pemotretan berupa data digital atau film yang belum dicetak.

Begitu pula kondisi produk, belum tentu baik. Terkadang ditemui goresan kecil dan warna kemasan yang mulai pudar. Masalah ini tidak bisa diperbaiki saat pengambilan gambar. Tapi berkat kemajuan teknologi, kekurangan foto produk skincare dapat diatasi secara digital.

Kesalahan tersebut dapat diperbaiki dengan melakukan retouching. Kita mungkin lebih sering mendengar istilah editing ketimbang retouching. Kedua hal ini sebenarnya mirip hanya saja retouching adalah proses lanjutan dalam editing dimana manipulasi pixel akan diterapkan. Proses retouching sangat diperlukan untuk memperbaiki atau memaksimalkan hasil foto produk reflektif. Karena sering kali bagian reflektif produk perlu untuk dirapikan agar maksimal. Dan proses merapikan ini tidak akan bisa dilakukan dengan sembarangan atau hanya dengan tahap editing.

Yang menjadi masalah utama adalah, tidak semua studio foto atau fdotografer menyediakan layanan retouching. Hal ini dikarenakan teknik retouching yang dibutuhkan pun juga tingkat lanjut sehingga perlu editor profesional atau yang cukup terlatih untuk menyelesaikannya. Shaniba Creative Industry juga merupakan studio foto yang menyediakan layanan retouching. Dan yang paling keren adalah setiap layanan foto produk reflektif, semua biaya sudah lengkap dengan retouching. Jadi kita tidak perlu khawatir hasil foto kita akan kurang maksimal.

Dengan dilengkapi layanan retouching untuk produk reflektif, foto komersial skincare tak hanya terlihat bersih dan terang. Tapi juga dapat memperbaiki tekstur hingga menghaluskan warna. Sehingga kesan cantik, lembut, dan bersinar semakin nampak.

#3 Kurang Fokus pada Produk Skincare

Latar belakang dan properti pendukung dapat mempengaruhi pandangan calon konsumen. Sehingga bisa saja terjadi salah fokus. Sehingga yang dilihat pertama kali bukan produk yang dijual. Tentu hal tersebut merupakan masalah besar. Karena produk yang seharusnya menarik perhatian malah tersisihkan.

Perlu diingat, tujuan utama pengambilan gambar untuk foto produk skincare adalah produknya. Kembali pada harapan membantu pemasaran. Fokus saja pada skincare yang dijepret. Pastikan elemen terlihat jelas, seperti bentuk kemasan, isi dan merek.

Shaniba Creative Industry – Salah Satu Studio Fotografi Komersial Terbaik untuk Foto Produk Skincare dengan Jenis Layanan yang Beragam

Sejak tadi kita sudah sedikit menyinggung tentang Shaniba Creative Industry. Nah apa sebenarnya Shaniba Creative Industry itu? Shaniba Creative Industry atau yang lebih sering disebut dengan Shaniba atau SCI ini adalah sebuah studio fotografi komersial yang melayani beragam kebutuhan fotografi tingkat lanjut baik untuk kebutuhan bisnis maupun personal. SCI tidak hanya melayani jasa foto produk skincare, namun juga jasa foto produk secara umum dengan beragam konsep sesuai yang kita butuhkan. Disamping itu tersedia juga layanan jasa foto portrait bisnis, serta layanan jasa edit foto & high end retouching untuk menyempurnakan foto kita. SCI tidak hanya menjadi partner yang baik untuk perusahaan. Namun bisa menjadi sahabat yang baik bagi fotografer baik amatir ataupun profesional.

Jika Anda butuh layanan foto produk skincare atau reflektif yang terbaik, layanan SCI bisa menjadi pilihan yang sangat direkomendasikan. Sistem ordernya pun sangat mudah ditambah dengan layanan review foto secara online. Kita dapat mereview foto produk kita tanpa harus bolak-balik ke studio. Informasi lebih lanjut tentang layanan serta portofolio lengkap SCI dapat di lihat di website resminya www.shanibacreative.com. Atau customer service juga akan selalu dengan senang hati menjawab segala pertanyaan kita melalui Whatsapp 081 911 911 999 dan juga Telegram 081 911 911 999 / @shanibacreative. Ayo buat foto bagus sekarang juga!

Bagikan artikel ini ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.